virus emang kadang membuat menjengkelkan,pa lagi virus tu susah di hapus, bakal bikn kita muter kepala dan bakal jadi tmabhan pekerjaan,,
ya dri pada kita membuang-buang waktu tuk itu lebih baik kita mencegahnya,,seperti pepatah mengatakan,," mencegah lebih baik dari pada mengobati"..
kali ni saya coba membagikan trik mencegah virus di komputer agan,,
barang kali dapat membantu agan-agan..
Tips Mencegah Virus Tanpa Menggunakan Anti Virus
1. Matikan autoplay
Berikut cara mematikan AutoPlay di Windows XP:
1. Klik Start
2. Pilih Run
3. Ketikan "gpedit.msc"
4. OK
5. Pilih User configuration | administrative templates | system | turn off autoplay
| properties | enable | all drive, OK
Setelah Anda mematikan autoplay, Anda bisa dengan lega menancapkan flash disk ke dalam komputer Anda. Tetapi, Anda harus berhati-hati dalam membukanya. Mulailah dengan membuka “My Computer”. Lalu cobalah terlebih dahulu melakukan “klik-kanan” pada drive flash disk yang akan dibuka. Jika tulisan “Autoplay” berada di paling atas (mendahului “Open”), maka kemungkinan besar flash disk Anda sudah terinfeksi virus, tetapi komputer Anda tidak akan terinfeksi virus, kecuali jika Anda menjalankan file virus yang ada di dalam flash disk tersebut.
Satu hal yang perlu Anda perhatikan adalah jangan pernah membuka drive flash disk dengan melakukan double-click pada drive tersebut (apalagi kalau Anda sudah tahu ada virus di dalamnya). Karena, jika Anda melakukan double-click, maka komputer akan menjalankan perintah yang paling atas (dari daftar perintah yang ada ketika Anda melakukan klik-kanan tadi). Jadi, bagaimana Anda melihat isi flash disk Anda? Tekanlah icon “Folders” yang ada di bagian toolbar “My Computer”, lalu klik drive flash disk Anda yang ada di bagian kiri dari layar (yang berupa list folder dalam bentuk tree).
2. Cara Membuka Flash Disk
Setelah Anda mematikan autoplay, Anda bisa dengan lega menancapkan flash disk ke dalam komputer Anda. Tetapi, Anda harus berhati-hati dalam membukanya. Mulailah dengan membuka “My Computer”. Lalu cobalah terlebih dahulu melakukan “klik-kanan” pada drive flash disk yang akan dibuka. Jika tulisan “Autoplay” berada di paling atas (mendahului “Open”), maka kemungkinan besar flash disk Anda sudah terinfeksi virus, tetapi komputer Anda tidak akan terinfeksi virus, kecuali jika Anda menjalankan file virus
yang ada di dalam flash disk tersebut.
Satu hal yang perlu Anda perhatikan adalah jangan pernah membuka drive flash disk dengan melakukan double-click pada drive tersebut (apalagi kalau Anda sudah tahu ada virus di dalamnya). Karena, jika Anda melakukan double-click, maka komputer akan menjalankan perintah yang paling atas (dari daftar perintah yang ada ketika Anda melakukan klik-kanan tadi). Jadi, bagaimana Anda melihat isi flash disk Anda? Tekanlah icon “Folders” yang ada di bagian toolbar “My Computer”, lalu klik drive flash disk Anda yang ada di bagian kiri dari layar (yang berupa list folder dalam bentuk tree).
3. Mencari file yang hilang di dalam flash disk karena virus
Kadang virus membuat file yang ada di dalam flash disk kita seolah-olah hilang, dan digantikan dengan file virus dengan nama yang sama dengan file kita. Contoh: kita memiliki folder dengan nama “Folderku”, dan virus akan “menghilangkan” folder tersebut, dan menggantinya dengan file application “Folderku.exe” yang merupakan virus. Namun, beberapa virus sebenarnya tidak benar-benar menghapus file kita, tetapi hanya menyembunyikannya saja. Hal ini biasanya terlihat dari kapasitas flash disk kita yang tidak berkurang. Tetapi bagaimana mengakses file Anda kembali? Anda dapat mencoba mengaksesnya secara langsung dari address bar yang ada di My Computer. Contoh: “F:\Folderku\”, dan mungkin saja Anda akan masuk ke dalam folder tersebut.
Lalu, bagaimana membuat file tersebut kembali terlihat? Pertama, klik “Start”, lalu pilih “Run”. Ketikkan “cmd”, lalu tekan enter. Anda akan masuk ke dalam command prompt. Setelah itu ketikkan “attrib -S -H +A [namaDriveFlashDiskAnda]:\* /S /D”. Contoh: jika drive F adalah drive flash disk Anda, maka yang perlu Anda ketikkan adalah “attrib -S -H +A F:\* /S /D”. Setelah itu, cek kembali flash disk Anda (ingat kembali poin nomor 2, jangan gegabah dalam membuka drive flash disk!) dan jika beruntung, Anda akan dapat menemukan file Anda kembali.
MengHapus Virus Autorun.inf
Tetapi bang blckflcn, bagaimana jika file tersebut memiliki attribute “read-only”? yang jelas kita tidak dapat mengeditnya secara manual!(aaaaarrrrrgh!!!!). Lalu? Apa yang dapat kita lakukan… bang blckflcn? Gigi dibalas dengan gigi, mata dibalas dengan mata, dan yah… anda benar! MANTRA juga DIBALAS DENGAN MANTRA!! Mantranya sangatlah mudah… saya akan membahasnya secara bertahap sekarang juga :
Buka aplikasi notepad (tempat dimana kita akan menulis mantra)
Tuliskan mantra “del /a:r f:\autorun.inf” (tanpa tanda petik) lalu enter.
Langkah selajutnya adalah tulis mantra lagi! Mantranya “echo ‘terserah tulisannya apa
Lalu save file mantra tersebut dengan nama file terserah anda dan path-nya terserah anda juga, tetapi extension-nya harus “.bat”(harus tidak boleh tidak)
1. Lalu jalankan file mantra yang baru kita buat tersebut
2. Buka explorer, pada bagian address tuliskan “F:\autorun.inf”, lalu tekan enter sambil mengucapkan “sim…salabim…”. Maka aplikasi notepad akan muncul lagi sambil menampilkan beberapa tulisan, tetapi yang ini jelas bukan mantra.

Thanks petunjuknya yach....
ReplyDelete