Monday, February 28, 2011

remove pasword deep freeze


Komputer anda terkena virus? program terhapus secara tidak sengaja? komputer mendadak hang setelah anda install sesuatu? Kalau anda memakai Deep Freeze, hal ini akan bisa cegah…Untuk memakai Deep Freeze sebaiknya komputer anda dibagi menjadi setidaknya 2 partisi yaitu partisi “master” untuk instalasi sistem OS komputer seperti Windows, yang kedua partisi “secondary” untuk data, installer maupun backup. Ada beberapa orang yang memakai software ini membagi partisinya hingga 3 sampai 4 untuk data/installer/backup. Saya sarankan kalau komputer anda mempunyai memori besar dan harddisk yang aksesnya cepat (SATA setidaknya) baru boleh melakukannya karena sistem komputer akan menjadi lambat terutama ketika loading.

Deep Freeze sangat cocok untuk komputer yang biasanya fungsinya cuma untuk menjalankan software yang sifatnya rutin dan jarang terjadi perubahan, seperti:
1. Komputer yang ditaruh di tempat umum dan bisa diakses oleh beberapa orang seperti komputer di sekolah, perpustakaan, bank, dan kantor pemerintah atau layanan publik
2. Komputer yang digunakan untuk rental seperti warnet dan game center
3. Komputer kerja di kantor atau di rumah yang sering akses ke internet dan install program buat testing saja setelah itu di uninstall
4. Komputer yang sering kena virus, yang pemakainya tidak mau ambil pusing tiap kali install atau format Windows
5. Server komputer yang biasanya dipakai untuk akses online atau internet

Biasanya, yang anda pakai untuk Deep Freeze hanya partisi sistem anda saja atau partisi “master” karena partisi ini yang paling banyak diserang oleh virus atau mengalami masalah dengan OS ketika startup. Hanya saja program ini punya kelemahan setelah menginstall berarti anda tidak bisa menambahkan apapun ke dalam partisi hardisk yang telah dibekukan.

Artinya ketika restart apapun yang anda buat pada partisi windows (system biasanya C:\) setelah ‘frozen’ akan hilang lenyap.Oleh karena itu disarankan sebaiknya sebelum menggunakan software ini partisi dulu hardisk anda. Untuk partisi data sebaiknya tidak perlu dipasang Deep Freeze karena anda tidak ingin ketika komputer anda restart data anda hilang atau kembali ke posisi semula sebelum terjadi perubahan. Kalau komputer anda singel partition (hanya ada “C” saja tidak ada “D”, dimana “D” bukan CD/DVD-ROM atau RW), sebaiknya anda jangan memakai software ini kecuali anda mau mengubahnya menjadi 2 partisi dengan menggunakan software seperti Partition Magic.

Cara Uninstall
Jika anda ingat password anda Uninstall progam ini dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: Pertama masuklah dlm mode thawed. tekan ctrl alt shift F6 bersamaan tekan atau shift + double click pada icon deepfreeze di pojok bawah taskbar. Masukkan password, lalu pilih thawed, dan restart. Selanjutnya un-install harus dilakukan dg deepfreeze installer yg dipake meng-install (Maksudnya, installer berfungsi jg sbg un-installer). Selesai….

Proses uninstalasi menjadi lebih rumit jika anda lupa password anda.v saya ingin share ma temen-temen jd jangan bingung-bingung lagi jika anda lupa pasword deep freeze...
donload aja remove pasword deep freze disini
Read More..

Saturday, January 1, 2011

Membuat animasi web addres

setiap web pasti mempunyai jenis atrribut agar web tersebut kelihatan menarik..
seperti icon misalnya..
atau ingin membuat nama addres web anda bergerak,,
banya cara tuk melakukan itu semua..
contoh
Jika sobat rasa icon bawaan seperti itu kurang memanjkakan mata dan ingin merubahnya itu mudah. Cara mengganti icon pada bloger adalah :
donlod artkel selengkapnya Read More..

Thursday, December 30, 2010

Fungsi-fungsi Logikal Ms. Excel

RUMUS-RUMUS LOGIKA
Bentuk Umum Rumus Fungsi
1 =LEFT( Cell uji , Jumlah ambil ) Untuk pengambilan digit (karakter) dari kiri/depan
2 =RIGHT( Cell uji , Jumlah ambil) Untuk pengambilan digit (karakter) dari kanan/belakang.
3 =MID( Cell uji , mulai ambil , Jml ambil )Untuk pengambilan digit (karakter), jika ada digit (karakter) dikiri (depan) dan anan (belakang) yang tidak diambil.
4 =SUM( Range ) Untuk menjumlahkan suatu range (kumpulan sel).
5 =MAX( Range ) Untuk mencari nilai/angka ter tinggi dari suatu range.
6 =MIN( Range ) Untuk mencari nilai/angka teren dah dari suatu range
7 =AVERAGE( Range ) Untuk mencari nilai/angka ratarata dari suatu range
8 =ROUND( Range ) Untuk pembulatan angka pecahan suatu range
9 =ABS( Range ) Untuk menghilangkan tanda minus pada suatu bilangan/angka


10 =UPPER( Cell ) Untuk membuat huruf kapital dari suatu digit yang terletak pd sel
11 =LOWER( Cell ) Untuk membuat huruf kecil dari suatu digit yang terletak pada sel
12 =VALUE( Cell atau Rumus ) Untuk menjadikan tipe data menjadi numerik (angka sesungguhnya)
13 & Untuk menggabungkan lebih dari satu rumus
Catatan :
- Cell (sel) adalah pertemuan antara kolom disimbolkan huruf) dengan baris (disimbolkan angka)
- Range adalah kumpulan dari sel-sel
Fungsi-fungsi DATE dan TIME
Adalah fungsi untuk mengakses Tanggal dan Jam, dan terdiri dari 14 fungsi, antara lain: DATE,
DATEVALUE, DAY, DAYS360, HOUR, MINUTE, MONTH, NOW, SECOND, TIME,
TIMEVALUE, TODAY, WEEKDAY, YEAR
=date(thn, bln, tgl)
Fungsi : Untuk memasukkan tanggal ke dalam lembar kerja
Contoh1 : =date(2004,10,30) ==> 30 Oktober 2004
Contoh2 : =date(2004,08,21) ==> 21 Agustus 2004
=datevalue(tanggalteks)
Fungsi : Untuk mengubah tanggal-teks menjadi angka
Contoh : =datevalue(“30-Okt-2000″) ==> 36829
36829 (Julian Date) sama artinya dengan 30-Okt-2000 (Tahun Kabisat). Untuk mengubah Julian Date
ke Tahun Kabisat, Format kembali cell dengan format date.
=day(tanggalteks)
Fungsi : Untuk mengambil tanggal dari suatu tanggal berupa teks
Contoh : =day(“30-Okt-2000″) ==> 30
=today( )
Fungsi : Untuk memasukkan tanggal hari ini
Contoh : =today( ) ==> Akan keluar tanggal hari ini
=now( )
Fungsi : Untuk memasukkan tanggal dan jam sekarang
Contoh : =now( ) ==> Akan keluar tanggal dan jam sekarang
=year(tanggalteks)
Fungsi : Untuk mengambil tahun dari suatu tanggal berupa teks
Contoh : =year(“30-Okt-2000″) ==> 2000
Jika yang keluar bukan angka, format kembali cell tersebut dengan format General
=weekday(tanggalteks, tipe)
Fungsi : Untuk mengambil kode hari dari suatu tanggal teks : 1 – 7 (minggu – sabtu), kode dalam
keadaan default
Tipe Kode Hari
1 1-7 (Minggu-Sabtu) ==> default
2 1-7 (Senin-Minggu)
3 0-7 (Senin-Minggu)
Contoh1 : =weekday(“30/10/2000″) ==> 2 (Senin) Tipe1
Contoh2 : =weekday(“30-Okt-2000″) ==> 2 (Senin) Tipe1
Contoh3 : =weekday(“30/10/2000″,1) ==> 2 (Senin) Tipe1
Contoh4 : =weekday(“30/10/2000″,2) ==> 1 (Senin) Tipe2
=days360(TanggalAwal, TanggalAkhir)
Fungsi : Untuk mencari selisih dua buah tanggal dengan dasar 360 hari per tahun
Contoh1 : =days360(“4-Okt-2000″,”6-Okt-2000″) ==> 2
Contoh2 : = days360(A1,B1) ==> 2
Jika A1 berisi 4-Okt-2000 dan B1 berisi 6-Okt-2000, maka hasilnya 2
=time(jam, menit, detik)
Fungsi : Untuk memasukkan jam ke dalam lembar kerja
Contoh1 : =time(08:30:00) ==> jam 8 pagi lewat 30
Contoh2 : =time(20:30:00) ==> jam 8 malam lewat 30
Walau detik tidak dibutuhkan, tetapi detik harus tetap dimasukkan ke dalam rumus.
=hour(Jamteks)
Fungsi : Untuk mengambil nilai jam dari sebuah jam
Contoh1 : =hour(“08:30:00″) ==> 8
Contoh2 : =hour(“20:30:00″) ==> 20
=minute(Jamteks)
Fungsi : Untuk mengambil nilai menit dari sebuah jam
Contoh1 : =time(“08:30:00″) ==> 30
Contoh2 : =time(“20:30″) ==> 30
=second(Jamteks)
Fungsi : Untuk mengambil nilai detik dari sebuah jam
Contoh1 : =second(“08:30:10″) ==> 10
Contoh2 : =second(“20:30″) ==> 0
=timevalue(Jamteks)
Fungsi : Untuk mengkonversi jam teks (jam string) ke angka
Contoh1 : =timevalue(“08:30:00″) ==> 0,354167
Untuk mengubah angka ke jam, format kembali cel dengan format time. Maka anda akan mendapatkan

donlod juga artkel lainnya..
link 1
link 2
link 3
Read More..

Sunday, December 12, 2010

mengenal Photoshop

Adobe Photoshop CS3 memiliki 62 tool yang dapat dipakai oleh pengguna. 59 tool diantaranya di gunakan untuk mengedit gambar. Tool – tool tersebut terdiri dari berbagai macam tool dengan kegunaan yang spesifik.

Kami sudah membahas 25 tool pada artikel sebelumnya dengan judul “Pengenalan Tool Box Adobe Photoshop CS3 dan Cara Kerjanya“. Kali ini kami akan membahas tool-tool yang tersembunyi dalam tool lain yang bisa di panggil apabila kita menekan salah tool dalam Tool Box yang bertanda segitiga kecil hitam.

Tanda tersebut antara lain berada pada:
1. Marquee Tool (M)

Ada empat macam bentuk, yaitu:
1. Rectangular Marquee Tool: Untuk membuat seleksi berbentuk kotak persegi empat
2. Elliptical Marquee Tool: Untuk membuat seleksi bentuk lingkaran
3. Single Row Marquee Tool: Untuk membuat seleksi garis horisontal
4. Single Colomn Marquee Tool: Untuk membuat seleksi garis vertikal

Dan pada pengaturannya kita dapat mengeluarkan Option pada menu window, berikut tampilannya.

2. Lasso Tool (L)

Ada 3 macam bentuk, yaitu: 1. Lasso Tool: Untuk membuat seleksi bebas
2. Polygonal Lasso Tool: Untuk membuat seleksi lurus
3. Magnetic Lasso Tool: Digunakan untuk membuat area selection dengan cara menempelkan tepi selection pada area tertentu pada image.


Dan pada pengaturannya kita dapat mengeluarkan Option pada menu window, berikut tampilannya dengan menggunakan Polygonal Lasso Tool.

3. Magic Wand Tool (W)

Ada 2 macam bentuk, yaitu:
1. Quick Selection Tool: Untuk membuat seleksi berdasarkan warna yang sama
2. Magic Wand Tool: Untuk menyeleksi gambar yang memiliki warna sama.

Perbedaan toleransi warna dapat diatur pada tool option bar, kita dapat mengeluarkan Option pada menu window, berikut tampilannya dengan menggunakan Magic Wand Tool.

4. Slice Tool (K)

Ada 2 macam bentuk, yaitu:
1. Slice Tool: Untuk membuat pembagian gambar berupa potongan-potongan image
2. Slice Select Tool: Digunakan untuk memilih potongan pada suatu image

5. Healing Brush Tool (J)

Ada 4 macam bentuk, yaitu:
1. Spot Healing Brush Tool: Untuk memperbaiki kerusakan gambar.
2. Healing Brush Tool: Digunakan untuk mengecat/melukis image dengan pola atau sample tertentu. Cocok untuk memperbaiki image yang agak rusak.
3. Patch Tool: Digunakan untuk mengecat/melukis pada area tertentu image dengan pola (pattern) atau sample tertentu. Cocok untuk memperbaiki/edit image yang rusak.
4. Red Eye Tool: Untuk menghilangkan warna merah pada mata akibat dari pantulan cahaya kamera.

Dan pada pengaturannya kita dapat mengeluarkan Option pada menu window, berikut tampilannya dengan menggunakan Red Eye Tool.


6. Brush Tool (B)

Ada 3 macam bentuk, yaitu:
1. Brush Tool: Untuk menggambar atau mewarnai dengan bentuk kuas
2. Pencil Tool: Untuk menggambar atau mewarnai dengan goresan pencil
3. Color Replacement Tool

Dan pada pengaturannya kita dapat mengeluarkan Option pada menu window, berikut tampilannya dengan menggunakan Brush Tool.

7. Stamp Tool (B)

Ada 2 macam bentuk, yaitu:
1. Clone Stamp Tool: Untuk melakukan duplikasi/copy area tertentu pada sebuah gambar atau biasa disebut cloning.
2. Pattern Stamp Tool: Untuk melukis image dengan menggunakan pola tertentu

8. History Brush Tool (Y)

Ada 2 macam bentuk, yaitu:
1. History Brush Tool: Untuk menormalkan gambar yang telah mengalami perubahan
2. Art History Brush Tool: untuk melukis image menggunakan snapshot atau state history dari image, dengan model artistik tertentu.

Untuk Pengaturannya menggunakan Brush Tool, sehingga pilihan Option-nya sama.

9. Eraser Tool (E)

Ada 3 macam bentuk, yaitu:
1. Eraser Tool: Untuk menghapus gambar yang tidak kita inginkan
2. Background Eraser Tool: Untuk menghapus area tertentu image menjadi transparan.
3. Magic Eraser Tool: Untuk menghapus area tertentu image yang memiliki warna yang serupa menjadi transparan dengan satu kali klik.

Untuk Pengaturannya menggunakan Brush Tool, sehingga pilihan Option-nya sama.

10. Gradient Tool (G)

Ada 2 macam bentuk, yaitu:
1. Gradient Tool: Untuk menghasilkan warna gradasi.
2. Paint Busket Tool: Untuk mengecat area yang dipilih dengan warna foreground atau pola tertentu.

Dan pada pengaturannya kita dapat mengeluarkan Option pada menu window, berikut tampilannya dengan menggunakan Gradient Tool.

11. Blur Tool (R)

Ada 3 macam bentuk, yaitu:
1. Blur Tool: Untuk mengaburkan area atau memburamkan gambar.
2. Sharpen Tool: Untuk menajamkan area tertentu pada image.
3. Smudge Tool: Untuk menggosok/mencoreng area tertentu pada image.

Untuk Pengaturannya menggunakan Brush Tool, sehingga pilihan Option-nya sama.

12. Dodge Tool (O)

Ada 3 macam bentuk, yaitu:
1. Dodge Tool: Untuk membuat area menjadi lebih terang.
2. Burn Tool: Untuk membuat area menjadi lebih gelap.
3. Sponge Tool: Untuk mengubah saturation di area tertentu pada image.

Untuk Pengaturannya menggunakan Brush Tool, sehingga pilihan Option-nya sama.

13. Pen Tool (P)

Ada 5 macam bentuk, perhatikan tanda pada masing-masing tool pada saat penggunaan, yaitu:
1. Pen Tool: Untuk membuat gambar (garis lurus dan lengkung) dalam bentuk path/vektor.
2. Freeform Pen Tool: Untuk membuat path berbentuk bebas.
3. Add Anchor Point Tool (+) : Untuk menambah anchor point atau titik editor pada path.
4. Delete Anchor Point Tool (-) : Untuk menghapus anchor point atau titik editor pada path.
5. Convert Point Tool: Untuk mengubah anchor dan direction point tertentu pada path

Dan pada pengaturannya kita dapat mengeluarkan Option pada menu window, berikut tampilannya dengan menggunakan Pen Tool.


14. Horizontal Type Tool (T)

Ada 4 macam bentuk, yaitu:
1. Horizontal Type Tool: Untuk membuat teks/tulisan secara horisontal.
2. Vertical Type Tool: Untuk membuat teks/tulisan secara vertikal.
3. Horizontal Type Mask Tool: Untuk membuat selection berbentuk tulisan secara horizontal.
4. Vertical Type Mask Tool: Untuk membuat selection berbentuk tulisan secara vertikal.

Dan pada pengaturannya kita dapat mengeluarkan Option pada menu window, berikut tampilannya dengan menggunakan Horizontal Type Tool.

15. Direct Selection Tool (A)

Ada 2 macam bentuk, yaitu:
1. Path Selection Tool: Untuk memilih titik pada sebuah path.
2. Direct Selection Tool: Untuk merapikan alur path dengan cara mengubah anchor dan direction point dari path.

Option hanya ada pada Path Selection Tool, berikut tampilannya:
Option akan muncul jika kita sudah membuat image/gambar dengan Pen Tool.

16. Custom Shape Tool (U)

Ada 6 macam bentuk, yaitu:
1. Rectangle Tool: Untuk menggambar bentuk segi empat.
2. Rounded Rectangle Tool: Untuk menggambar bentuk segi empat melengkung.
3. Ellipse Tool: Untuk menggambar benuk lingkaran/ellipse. Untuk menghasilkan bentuk bulat lakukan dengan menekan shift.
4. Polygon Tool: Untuk menggambar bentuk polygon. Pilih jumlah sisi polygon pada menu Option
5. Line Tool: Untuk menggambar bentuk garis lurus. Lakukan dengan menekan shift agar garis yang dihasilkan benar-benar lurus.
6. Custom shape Tool: Untuk membentuk bebas/ bentuk tertentu.

Dan pada pengaturannya kita dapat mengeluarkan Option pada menu window, berikut tampilannya dengan menggunakan Custom Shape Tool.
Pilih bentuk-bentuk shape yang di inginkan dari daftar, caranya klik segitiga kecil hitam pada shape maka akan muncul window kecil yang berisi bentuk-bentuk shape. Untuk menambah bentuk lain, klik segitiga kecil hitam di sebelah kanan.

17. Notes Tool (N)

Ada 2 macam bentuk, yaitu:
1. Notes Tool: Untuk membuat catatan pada image seperti copyright.
2. Audia Annotation Tool: Untuk membuat suara/audio pada image

Dan pada pengaturannya kita dapat mengeluarkan Option pada menu window, berikut tampilannya dengan menggunakan Notes Tool.
Untuk mengaktif-nonaktifkan notes pada canvas, klik saja yang bergambar notes, sekali untuk aktif dan sekali lagi untuk non-aktif, dan seterusnya. Untuk membuka/melihat isi notes, klik 2x pada notes, Anda juga dapat meng-edit langsung isi notes tersebut. Untuk menutup window notes, klik kotak kecil di sebelah kanan atas.

18. Eyedropper Tool (I)

Ada 3 macam bentuk, yaitu:
1. Eyedropper Tool: Untuk memilih warna dari sebuah image/gambar.
2. Color Sampler Tool: Untuk mengambil berbagai sample warna pada image/gambar.
3. Ruler Tool: Untuk mengukur jarak atau sudut pada image

Dan pada pengaturannya kita dapat mengeluarkan Option pada menu window, berikut tampilannya dengan menggunakan Ruler Tool.
Untuk meng-aktifkkan Option ini, pilih warna dari image/gambar yang akan di ukur. Gerakkan mouse ke kiri/kanan/atas/bawah untuk menghasilkan garis, itulah area yang akan di ukur. Default angkanya adalah 0.
DOWNLOAD PHOTOSHOP PORTABLE
Read More..

Friday, December 3, 2010

Cara PEnggunaan HJsPlit

HJSplit adalah sebuah program untuk memecah suatu file yang berukuran besar menjadi bagian-bagian kecil dalam waktu yang jauh lebih cepat dibandingkan melakukannya dengan Split Rar. Dimana HJSplit ini jg bisa digunakan untuk mengembalikannya seperti semula ^^


Cara penggunaan HJSplit :

Utk melakukan SPLIT (memisahkan file besar ke file2x kecil ^^ ) :
1. Double klik program HJSplit.exe (ga usah install)
2. Klik Split
3. Klik input file dan browse file yang hendak dipecah
4. Klik output file bila ingin meletakkan hasil pisahannya di folder lain (tidak wajib di klik)
5. Tentukan Split file size ^^
6. Tekan start :D
7. setelah split complete :D close deh :D gampang kan?



Utk melakukan JOIN (menggabungkan file hasil dari pecahan HJ Split) :
1. Double klik program HJSplit.exe (ga usah install)
2. Klik Join
3. Klik input file dan browse file yang hendak digabung (cukup file yg berekstensi .001 dan sisanya akan langsung diekstrak otomatis , tapi yakinkan semua file .001 sampai .00X berada pada folder yang sama)
4. Klik output file bila ingin meletakkan hasil gabungannya di folder lain (tidak wajib di klik)
5. Tekan start
6. setelah join complete, close deh, gampang kan?

Contoh nama file HJSplit
Ingin memecah SAW-6.avi menjadi 3 bagian. sehingga file yang terbentuk adalah
SAW-6.avi.001
SAW-6.avi.002
SAW-6.avi.003
atau secara global
NamaFile.TipeFile.001
NamaFile.TipeFile.002
NamaFile.TipeFile.003

jadi kalau kalian mau join, rename namanya seperti di contoh.
download Hjsplit disini

Sekian tutorialnya, semoga berguna...



Read More..